Boraks adalah bahan kimia
yang digunakan sebagai pengawet kayu, antiseptik kayu dan pengontrol kecoa.
Sedangkan formalin adalah bahan kimia yang digunakan sebagai desinfektan,
pembasmi serangga dan dalam industri tekstil serta kayu lapis. Kedua zat kimia
ini sering salah dimanfaatkan oleh para penjual bakso untuk mendapatkan
kentungan yang lebih.
Boraks dan formalin bila
dikonsumsi manusia bisa menyebabkan gangguan pada susunan syaraf, gangguan
pencernaan, konvulsi, depresi, rambut rontok dan yang paling berbahaya adalah
bisa menyebabkan kanker.
Berikut Ciri-Ciri Bakso
Yang Mengandung Boraks Dan Formalin :
-Bakso atau pentol lebih
kenyal.
-Bakso menjadi lebih awet dan tahan lama meski disimpan hingga beberapa hari.
-Memiliki warna putih pucat baik dari luar maupun bagian dalamnya.
-Apabila digigit maka bakso atau pentol kembali ke tekstur semula.
-Ambillah bakso atau pentol yang belum tercampur dengan kuah, ciumlah baunya. Bakso yang -mengandung kedua zat tersebut memiliki bau yang yang tidak seperti bau daging pada umumnya.
Bakso atau pentol yang mengandung kedua zat berbahaya tersebut bila jatuh kelantai maka akan memantul tinggi seperti bola bekel.
Jadi, berhati-hatilah saat membeli bakso..!!
-Bakso menjadi lebih awet dan tahan lama meski disimpan hingga beberapa hari.
-Memiliki warna putih pucat baik dari luar maupun bagian dalamnya.
-Apabila digigit maka bakso atau pentol kembali ke tekstur semula.
-Ambillah bakso atau pentol yang belum tercampur dengan kuah, ciumlah baunya. Bakso yang -mengandung kedua zat tersebut memiliki bau yang yang tidak seperti bau daging pada umumnya.
Bakso atau pentol yang mengandung kedua zat berbahaya tersebut bila jatuh kelantai maka akan memantul tinggi seperti bola bekel.
Jadi, berhati-hatilah saat membeli bakso..!!
source : MieEmbot

Tidak ada komentar:
Posting Komentar